• Home
  • About
  • Contact

Kabar Majalengka

  • Home
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Tempat Wisata
Home → Sejarah → Sejarah Kabupaten Majalengka (Part 1)

Sejarah Kabupaten Majalengka (Part 1)

Fahmi Anjani
Sejarah
Friday, 18 December 2015
Alun-Alun Majalengka Pada Jama Hindia Belanda


Zaman Kerajaan Budha di Talaga


Pemerintahan Batara Gunung Picung
Kerajaan Hindu di Talaga berdiri pada abad XIII Masehi, Raja tersebut masih keturunan Ratu Galuh bertahta di Ciamis, dia adalah putera V, juga ada hubungan darah dengan raja-raja di Pajajaran atau dikenal dengan Raja Siliwangi. Daerah kekuasaannya meliputi Talaga, Cikijing, Bantarujeg, Lemahsugih, Maja dan sebagian Selatan Majalengka.Pemerintahan Batara Gunung Picung sangat baik, agam yang dipeluk rakyat kerajaan ini adalah agama Hindu.Pada masa pemerintahaannya pembangunan prasarana jalan perekonomian telah dibuat sepanjang lebih 25 Km tepatnya Talaga - Salawangi di daerah Cakrabuana.Bidang Pembangunan lainnya, perbaikan pengairan di Cigowong yang meliputi saluran-saluran pengairan semuanya di daerah Cikijing.Tampuk pemerintahan Batara Gunung Picung berlangsung 2 windu.Raja berputera 6 orang yaitu :- Sunan Cungkilak - Sunan Benda - Sunan Gombang - Ratu Panggongsong Ramahiyang- Prabu Darma Suci- Ratu Mayang KarunaAkhir pemerintahannya kemudian dilanjutkan oleh Prabu Darma Suci.

Pemerintahan Prabu Darma Suci
Disebut juga Pandita Perabu Darma Suci. Dalam pemerintahan raja ini Agama Hindu berkembang dengan pesat (abad ke-XIII), nama dia dikenal di Kerajaan Padjajaran, Jawa Tengah, Jayakarta sampai daerah Sumatera. Dalam seni pantun banyak diceritakan tentang kunjungan tamu-tamu tersebut dari kerajaan tetangga ke Talaga, apakah kunjungan tamu-tamu merupakan hubungan keluarga saja tidak banyak diketahui.Peninggalan yang masih ada dari kerajaan ini antara lain Benda Perunggu, Gong, Harnas atau Baju Besi.Pada abad XIIX Masehi dia wafat dengan meninggalkan 2 orang putera yakni:- Bagawan Garasiang - Sunan Talaga Manggung

Pemerintahan Sunan Talaga Manggung

Tahta untuk sementara dipangku oleh Begawan Garasiang,.namun dia sangat mementingkan Kehidupan Kepercayaan sehingga akhirnya tak lama kemudian tahta diserahkan kepada adiknya Sunan Talaga Manggung.Tak banyak yang diketahui pada masa pemerintahan raja ini selain kepindahan dia dari Talaga ke daerah Cihaur Maja.

Pemerintahan Sunan Talaga Manggung

Sunan Talaga Manggung merupakan raja yang terkenal sampai sekarang karena sikap dia yang adil dan bijaksana serta perhatian dia terhadap agama Hindu, pertanian, pengairan, kerajinan serta kesenian rakyat.Hubungan baik terjalin dengan kerajaan-kerajaan tetangga maupun kerajaan yang jauh, seperti misalnya dengan Kerajaan Majapahit, Kerajaan Pajajaran, Kerajaan Cirebon maupun Kerajaan Sriwijaya.Dia berputera dua, yaitu :- Raden Pangrurah - Ratu Simbarkencana Raja wafat akibat penikaman yang dilakukan oleh suruhan Patih Palembang Gunung bernama Centangbarang. Kemudian Palembang Gunung menggantikan Sunan Talaga Manggung dengan beristrikan Ratu Simbarkencana. Tidak beberapa lama kemudian Ratu Simbarkencana membunuh Palembang Gunung atas petunjuk hulubalang Citrasinga dengan tusuk konde sewaktu tidur.Dengan meninggalnya Palembang Gunung, kemudian Ratu Simbarkencana menikah dengan turunan Panjalu bernama Raden Kusumalaya Ajar Kutamanggu dan dianugrahi 8 orang putera diantaranya yang terkenal sekali putera pertama Sunan Parung.

Pemerintahan Ratu Simbarkencana

Sekitar awal abad XIV Masehi, dalam tampuk pemerintahannya Agama Islam menyebar ke daerah-daerah kekuasaannya dibawa oleh para Santri dari Cirebon.juga diketahui bahwa tahta pemerintahan waktu itu dipindahkan ke suatu daerah disebelah Utara Talaga bernama Walangsuji dekat kampung Buniasih (Desa Kagok Banjaran) .Ratu Simbarkencana setelah wafat digantikan oleh puteranya Sunan Parung.

Pemerintahan Sunan Parung

Pemerintahan Sunan Parung tidak lama, hanya beberapa tahun saja.Hal yang penting pada masa pemerintahannya adalah sudah adanya Perwakilan Pemerintahan yang disebut Dalem, antara lain ditempatkan di daerah Kulur, Sindangkasih, Jerokaso Maja.Sunan Parung mempunyai puteri tunggal bernama Ratu Sunyalarang atau Ratu Parung.

ADS HERE !!!

Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Blog Archive

  • ▼  2015 (5)
    • ▼  December (3)
      • Sejarah Kabupaten Majalengka (Part 2)
      • Sejarah Kabupaten Majalengka (Part 1)
      • Wisata Di Kebun Teh Cipasung Majalengka
    • ►  April (2)

About Me

Fahmi Anjani
View my complete profile

RECENT POSTS

Popular Posts

  • Sejarah Kabupaten Majalengka (Part 2)
    Pintu Masuk Museum Talaga Manggung Zaman Kerajaan Islam di Talaga (Pengaruh Kasultanan Cirebon) Pemerintahan Ratu Sunyalarang ...
  • Gara Gara Uang Rp.30.000 Tega Bunuh Teman
    MAJALENGKA - Pada hari Senin 13/04/2015 tepatnya pada pukul 13.00 WIB, ditemukan sesosok mayat laki-laki ditemukan di pinggir sawah. Latar...
  • Sirkuit Road Race Permanen Majalengka
    MAJALENGKA- Kabar gembira buat para Rider di Majalengka dan sekitarnya, karena belum lama ini telah diresmikan sirkuit "Road Race...
  • Sejarah Kabupaten Majalengka (Part 1)
    Alun-Alun Majalengka Pada Jama Hindia Belanda Zaman Kerajaan Budha di Talaga Pemerintahan Batara Gunung Picung Kerajaan Hindu di ...
  • Wisata Di Kebun Teh Cipasung Majalengka
    Petik Teh di Kebun Teh Cipasung Majalengka, Tempat Wisata Terindah - Anda suka teh? Kalau iya, pasti nama ini tidak asing di pikiran Anda, ...

Labels

  • Kriminal
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Wisata

Popular Posts

  • Sejarah Kabupaten Majalengka (Part 2)
    Pintu Masuk Museum Talaga Manggung Zaman Kerajaan Islam di Talaga (Pengaruh Kasultanan Cirebon) Pemerintahan Ratu Sunyalarang ...
  • Gara Gara Uang Rp.30.000 Tega Bunuh Teman
    MAJALENGKA - Pada hari Senin 13/04/2015 tepatnya pada pukul 13.00 WIB, ditemukan sesosok mayat laki-laki ditemukan di pinggir sawah. Latar...
  • Sirkuit Road Race Permanen Majalengka
    MAJALENGKA- Kabar gembira buat para Rider di Majalengka dan sekitarnya, karena belum lama ini telah diresmikan sirkuit "Road Race...
  • Sejarah Kabupaten Majalengka (Part 1)
    Alun-Alun Majalengka Pada Jama Hindia Belanda Zaman Kerajaan Budha di Talaga Pemerintahan Batara Gunung Picung Kerajaan Hindu di ...
  • Wisata Di Kebun Teh Cipasung Majalengka
    Petik Teh di Kebun Teh Cipasung Majalengka, Tempat Wisata Terindah - Anda suka teh? Kalau iya, pasti nama ini tidak asing di pikiran Anda, ...

Pages

  • Beranda
Powered by Blogger.
Copyright © 2015 Kabar Majalengka. All rights reserved. My Notes Template. Simple Default Template edited by RT Media ™. Powered by Login